Gengster Bersenjata Tajam Kocar-kacir Bertemu Patroli Dini Hari Kapolsek Mojoroto, Kabur ke Wilayah Kabupaten Nganjuk

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Radarnews9.net || Kediri Kota – Pengejaran Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason terhadap gerombolan bermotor yang mengacungkan sajam berlangsung dramatis, Minggu dini hari 11 Agustus 2024.

Kapolsek Mojoroto yang ketika itu sedang melaksanakan patroli rutin Cipta Kondisi berpapasan dengan sekitar lima remaja berkendara sepeda motor berlagak geng motor, di area jalan protokol, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Kediri.

Selain menggeber geber knalpot sepeda motornya, 5 remaja yang diduga anggota gangster itu dalam berkendara juga mengacung – acungkan senjata tajam jenis parang. Sejurus kemudian, Kapolsek Mojoroto melakukan pengejaran untuk menghentikan, sebab aksi tersebut berpotensi mengganggu kamtibmas.

Bermula, paska Kapolsek Mojoroto kompol mukhlason melakukan pemeriksaan identitas dan penggeledahan badan terhadap belasan pemuda yang nongkrong sambil minum minuman keras di kawasan taman Sekartaji. Kemudian, Kapolsek Mojoroto melanjutkan giat patroli Cipta kondisi menuju titik selanjutnya.

Tiba – tiba, saat melewati Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepatnya depan kantor Kejaksaan Kota Kediri. Kapolsek Mojoroto berpapasan dengan sekitar 5 remaja pengendara sepeda motor berlagak gangster sembari mengacungkan senjata tajam panjang jenis parang tersebut.

Dari pantauan wartawan, terlihat gerombolan mereka berusaha untuk kabur dari kejaran Kapolsek Mojoroto hingga masuk perkampungan Kelurahan Mojoroto, lewat gang – gang sempit. Beberapa warga ada yang keluar rumah dan geram atas ulah gerombolan mereka.

Pengejaran yang dilakukan Kapolsek Mojoroto dengan mengendarai sepeda motor roda dua jenis trail itu hingga sampai masuk wilayah Kabupaten Nganjuk. Di wilayah yang berjuluk “ Kota Angin “ ini Kapolsek Mojoroto mulai kehilangan jejak gerombolan mereka.

Kepada wartawan, Minggu (11/08), saat dikonfirmasi, Kapolsek Mojoroto mengungkapkan bahwa meski gerombolan itu berhasil kabur masuk wilayah Kabupaten Nganjuk, namun potensi munculnya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Mojoroto dapat teratasi.

Baca Juga:  *Tatap Muka dengan Tokoh Nelayan, Kapolres Situbondo Beri Bantuan Life Jacket untuk Keselamatan di Laut*

“ Setidaknya, mereka meski tidak tertangkap, berhasil melarikan diri, namun potensi gangguan kamtibmas dapat dihilangkan saat itu juga, sehingga tidak sampai terjadi hal – hal yang menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, Minggu (11/08 ), saat dikonfirmasi Wartawan.

Kapolsek Mojoroto mengaku, sebelumnya pihaknya juga melakukan kegiatan razia Cipta Kondisi di kawasan Terminal Baru Tamanan bersama para perwira dan personel gabungan Polsek Rayon II Polres Kediri Kota. Di Kegiatan razia Cipta Kondisi ini, hadir juga Kapolsek Semen AKP Ni Ketut Suarningsih.

Kapolsek Mojoroto mengajak masyarakat ikut pro aktif menjaga kamtibmas di lingkungannya masing – masing. Melalui nomor seluler yang telah Ia sebar di setiap sekmen masyarakat, dirinya berharap masyarakat tak segan – segan menyampaikan berbagai informasi terkait hal – hal yang membutuhkan kehadiran Polisi, terutama hal – hal yang berada dalam tupoksi Kepolisian.(jod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelantikan DPD APPSI Gresik Periode 2026-2031, Wabup Alif Tekankan Sinergi Untuk Kesejahteraan Pedagang Pasar
Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman
Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik
Dunia Pendidikan Jawa Timur Sedang Tidak Baik, Pungli Lagi, Pungli Lagi.. SMAN 1 Bluluk Kabupaten Lamongan Peras Wali Murid Dengan Biaya fantastik.
Diduga Pungli Berdalih (SPP) Dana (BOS) Ratusan Juta Di SMPN 1 Lamongan Kota Dipertanyakan, Kejaksaan Diminta Periksa Kepala Sekolah.
Tempa Integritas, 62 CPNS Pemasyarakatan Korwil Surabaya Jalani Pembaretan
Terduga tersangka Indra Penjual Miras, Kini Di Laporkan Ke Polres Lamongan
Pasca Penertiban, Bupati Gresik Beri Bantuan Stimulan Usaha dan Lahan Baru untuk PKL Semambung Driyorejo
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:36 WIB

Pelantikan DPD APPSI Gresik Periode 2026-2031, Wabup Alif Tekankan Sinergi Untuk Kesejahteraan Pedagang Pasar

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:27 WIB

Jum’at Berkah di Masjid Al Mahmuda Wachit Djalil Krian, Pererat Ukhuwah Dan Tanamkan Nilai Keislaman

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:47 WIB

Wabup Alif Dorong Link and Match Vokasi-Industri untuk Buka Peluang Kerja Lebih Luas di Gresik

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:47 WIB

Dunia Pendidikan Jawa Timur Sedang Tidak Baik, Pungli Lagi, Pungli Lagi.. SMAN 1 Bluluk Kabupaten Lamongan Peras Wali Murid Dengan Biaya fantastik.

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Pungli Berdalih (SPP) Dana (BOS) Ratusan Juta Di SMPN 1 Lamongan Kota Dipertanyakan, Kejaksaan Diminta Periksa Kepala Sekolah.

Berita Terbaru