Menanam untuk Masa Depan: Kolaborasi Pemerintah dan BUMN Wujudkan Gejos sebagai Ruang Hijau Edukatif

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 25 April 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || GRESIK, 25 April 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Bumi dan mendukung program 100 Hari Nawakarsa Gresik Lestari yang diinisiasi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, PT Pupuk Indonesia Utilitas (PIU) menggelar aksi penanaman pohon bersama. Program penghijauan bertajuk Treevolution ini dilaksanakan di Hutan Kota Gejos (Gresik Eco Park), Jumat (25/04).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Syahrul Munir, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gresik, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sri Subaidah, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Saifudin Ghozali, Kepala Dinas Sosial Ummi Khoiroh, dan Kepala Dinas KBPPPA Titik Ernawati.

Turut hadir pula jajaran pimpinan dari PT Pupuk Indonesia, termasuk Direktur Utama, Senior Vice President (SVP), Komisaris, serta perwakilan dari Polres Gresik.

Aksi ini menjadi wujud sinergi nyata antara pemerintah daerah, BUMN, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan aparat keamanan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Gresik.

Sebanyak 500 bibit pohon ditanam secara serentak oleh para peserta sebagai langkah awal mewujudkan kawasan Gejos sebagai paru-paru kota serta ruang terbuka hijau yang edukatif dan ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup.

“Peringatan Hari Bumi merupakan refleksi atas hubungan manusia dengan alam. Tema Hari Bumi 2025 adalah ‘Kekuatan Kita, Planet Kita’, sebuah seruan agar kita saling mengingatkan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

“Di masa krisis iklim, cara terbaik untuk mencegah dampaknya adalah dengan menanam pohon, membangun ekosistem, dan menyerap emisi gas rumah kaca,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tekan angka kemiskinan: Wabup Gresik Buka Pelatihan Usaha Untuk Pemberdayaan Ekonomi Program Bunda Puspa Tahun 2024

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pupuk Indonesia Utilitas atas program dan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan.

“Harapan kami, kegiatan penanaman ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut,” tegas Wakil Bupati.

Senada dengan itu, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Utilitas menegaskan bahwa program Treevolution merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.

“Program Treevolution adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kami dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Melalui penanaman pohon ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam dan masyarakat Gresik,” ujarnya.

Hutan Kota Gejos terus dikembangkan sebagai kawasan edukatif yang tidak hanya menyediakan ruang terbuka bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat kesadaran lingkungan. Ke depan, program Treevolution akan terus diperluas dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk pelajar dan komunitas peduli lingkungan.

(Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:11 WIB

Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Berita Terbaru