Pemkab Gresik Perkuat Kebijakan dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Eliminasi TBC

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 16 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat komitmen percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui penguatan kebijakan, peningkatan skrining, serta kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka rapat koordinasi kebijakan percepatan eliminasi TBC yang digelar pada Selasa (16/12) di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik

Hingga tahun 2025, capaian skrining terduga TBC di Kabupaten Gresik menunjukkan hasil yang sangat signifikan dan melampaui target nasional. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, jumlah terduga TBC yang berhasil di skrining mencapai 24.431 orang atau 119 persen dari target 20.544 orang. Capaian ini melanjutkan tren positif sejak tahun 2023, yang menandakan semakin masifnya upaya deteksi dini di tengah masyarakat.

Meski demikian, Wabup Alif menekankan bahwa capaian penemuan kasus TBC terkonfirmasi masih perlu mendapat perhatian serius. Pada tahun 2025, penemuan kasus baru tercatat sebanyak 3.047 kasus atau 72 persen dari target 4.227 kasus. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 98 persen.

“Penurunan penemuan kasus TBC ini bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan. Justru ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua. Kita perlu menelusuri dan menindaklanjuti secara cermat, apakah penurunan ini karena penularan yang benar-benar menurun atau justru masih banyak kasus yang belum terdeteksi,” tegas Wabup Alif.

Lebih lanjut, Wabup Alif juga menyoroti rendahnya temuan kasus TBC di Kecamatan Tambak, Bawean. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dicermati secara objektif dan tidak serta-merta diartikan sebagai wilayah bebas TBC.

“Rendahnya temuan kasus TBC di Kecamatan Tambak harus kita cermati bersama. Jangan sampai bukan karena tidak ada kasus, tetapi karena keterbatasan akses layanan dan deteksi yang belum optimal,” ujarnya.

Baca Juga:  Ulis Dewi Purwanti, Mantan Sekdes, Maju Pilkades Kletek: Siap Bertarung Usung Adu Program dan Kerja Nyata

Ia menilai keterbatasan fasilitas pemeriksaan menjadi tantangan tersendiri dalam upaya penemuan kasus di wilayah kepulauan tersebut.

“Kami berharap pada tahun 2026 sudah dapat disediakan layanan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Puskesmas Tambak. Dengan adanya TCM, proses diagnosis TBC bisa dilakukan lebih cepat dan akurat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah, yang turut mendampingi Wakil Bupati, menyampaikan bahwa langkah Pemkab Gresik dalam percepatan eliminasi TBC telah dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Salah satunya melalui penguatan program desa dan kelurahan siaga TBC.

“Program desa dan kelurahan siaga menjadi ujung tombak dalam penemuan kasus, pendampingan pasien, serta edukasi kepada masyarakat agar pengobatan TBC dapat dijalani secara tuntas,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor memiliki peran penting dalam upaya percepatan eliminasi TBC di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap kerja sama multisektor ini terus diperkuat, baik dengan perangkat daerah, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, kader kesehatan, hingga peran aktif masyarakat, agar target eliminasi TBC dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya untuk mempercepat eliminasi TBC hingga tuntas pada 2028, selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga
Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat
Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.
Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik
Dandim 0808/Blitar Pimpin Selamatan Pembangunan Yonif TP di Kesamben, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor
Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian RI, Wabup Alif Dorong Modernisasi Pertanian Gresik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:54 WIB

Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:50 WIB

Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik

Berita Terbaru