PT. Barokah Prima Tani Bantah Produksi Pupuk Palsu, Sebut Koperasi Produksi Pesantren Nusantara Bertanggung Jawab

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 29 November 2024 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.net || Jakarta, 29 November 2024 – PT. Barokah Prima Tani, produsen pupuk Godhong Prima, hari ini mengeluarkan pernyataan resmi untuk membantah tuduhan memproduksi pupuk palsu dan tidak sesuai standar. Budi Susanto, staf dan juru bicara perusahaan, menjelaskan bahwa pupuk Godhong Prima yang beredar dengan kualitas dan kadar yang tidak sesuai spesifikasi, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Koperasi Produksi Pesantren Nusantara.

“Koperasi Produksi Pesantren Nusantara memesan pupuk dari kami dengan spesifikasi khusus,” ujar Budi Susanto dalam konferensi pers di Jakarta. “Sebagai produsen, kami hanya memenuhi pesanan tersebut. Produk Godhong Prima yang kami jual untuk pasaran umum dan petani telah diuji dan sesuai standar SNI.”

Budi Susanto menekankan bahwa pemberitaan yang menyebut PT. Barokah Prima Tani memproduksi pupuk palsu telah mencemarkan nama baik perusahaan dan berdampak negatif pada kinerja bisnis. Ia menegaskan bahwa perusahaan yang seharusnya masuk daftar hitam (blacklist) adalah Koperasi Produksi Pesantren Nusantara, bukan PT. Barokah Prima Tani.

“Perusahaan kami telah beroperasi selama lebih dari empat tahun dan membantu petani di seluruh Indonesia melalui jaringan distributor, agen, dan kelompok tani,” tambahnya. “Selama periode tersebut, kami belum pernah menerima keluhan dari petani. Kami bangga telah berkontribusi dalam memajukan pertanian Indonesia dan selalu mematuhi semua izin dan regulasi yang berlaku. Kami juga belum pernah merugikan negara.”

PT. Barokah Prima Tani menyatakan meminta klarifikasi atas pemberitaan yang tidak berimbang tersebut. Mereka juga berharap agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan dan tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut bagi petani dan perusahaan.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar, Masyarakat Padati Pendopo Gresik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga
Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat
Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.
Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik
Dandim 0808/Blitar Pimpin Selamatan Pembangunan Yonif TP di Kesamben, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Gresik Gelar Uji Emisi Kendaraan Bermotor
Serahkan Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian RI, Wabup Alif Dorong Modernisasi Pertanian Gresik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:54 WIB

Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:50 WIB

Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik

Berita Terbaru