Tingkatkan SDM di Sektor Pariwisata, Wabup Asluchul Alif Buka Pelatihan Pemandu Wisata

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 7 Agustus 2025 – Pariwisata sebagai salah satu sektor strategis yang memiliki kontribusi sangat penting terhadap geliat ekonomi masyarakat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus melakukan berbagai upaya dalam pengembangan dan pembangunan kepariwisataan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat membuka pelatihan pemandu wisata (Tour Guide) yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) yang digelar di Hotel Horison, Gresik, Kamis (7/8/2025).

Pelatihan ini bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pemandu Wisata Nusantara (LSP Pentara). Kegiatan ini diikuti 20 peserta dari pegiat wisata religi, heritage hingga desa wisata tersebut berlangsung selama dua hari dari tanggal 6 sampai 7 Agustus 2025.

“Pelatihan ini harap dijadikan ajang untuk menyampaikan kepada publik bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam. Pemerintah daerah terus berupaya mendorong citra positif dan mengurai persoalan sektor pariwisata khususnya, di Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Suami dari dr. Shinta Puspitasari itu menuturkan, pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi para pelaku dan pegiat pariwisata di Kabupaten Gresik.

“Saya berharap agar para peserta betul-betul belajar, agar nantinya hasil dari pelatihan ini dapat diimplementasikan. Sehingga dapat meningkatkan kadar kepuasan para wisatawan yang berkunjung ke Gresik dengan didampingi para pemandu yang berkompeten dan berwawasan,” jelas Wabup.

Selain itu, Pemkab Gresik juga mendorong sekolah-sekolah untuk memanfaatkan potensi desa wisata di daerah masing-masing sebagai alternatif study tour, tanpa bepergian jauh. Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap tumbuhnya rasa cinta terhadap daerah sekaligus meningkatkan pendapatan wisata desa.

Wabup menyebutkan, sejauh ini, sudah ada 14 desa telah diverifikasi dan menerima Surat Keputusan (SK) dari Disparekrafbudpora sebagai desa wisata resmi. Dirinya berharap tahun 2025 ada penambahan lagi desa wisata.

Baca Juga:  Tebar Kebahagiaan, Kapolrestabes Surabaya Kembali Gelar Sarapan Bareng Abang Becak

“Selain meningkatkan perekonomian desa, surat imbauan yang diberikan ke seluruh satuan pendidikan adalah. Agar kegiatan belajar di luar kelas tetap terlaksana tanpa memberatkan orang tua secara finansial dan menghindari risiko perjalanan,” tegas Wabup.

Wabup Asluchul Alif yang akrab disapa Dokter Alif itu menyebut, sektor pariwisata merupakan industri jasa yang telah memberikan kontribusi besar dan memiliki peran strategis dalam pembangunan perekonomian nasional. Serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi ini, diharapkan pemandu wisata di Gresik dapat memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan. Sehingga dapat berkontribusi pada kemajuan pariwisata daerah,” tutup Dokter Alif.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, Saifuddin Ghozali, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan tour guide diharapkan dapat memberikan wawasan pemandu wisata. Serta meningkatkan daya tarik atau pengunjung wisata dalam mendongkrak perekonomian daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang dari pegiat wisata. Kabupaten Gresik memiliki banyak potensi wisata mulai dari religi, heritage hingga desa wisata. Pelatihan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Gresik untuk lebih hadir di sektor pariwisata.

Untuk menciptakan kepariwisataan daerah yang berdaya saing global sebagai penggerak ekonomi masyarakat berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan berbasis sosial budaya. Pemkab Gresik sudah melakukan langkah-langkah strategis yang telah diatur dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Gresik.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, para pemandu wisata akan mendapatkan sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), bekerja sama dengan LSP Pentara,” tandasnya.
(Rmo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serah Terima Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Desa Campurejo, Panceng, Sekda Gresik Apresiasi Dukungan Pakuwon Group dan Habitat Indonesia
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Gresik Dorong Pendataan Digital untuk Percepat Capaian
Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik
Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga
Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat
Peringati HANI 2026, Gresik Perkuat Gerakan Pemuda Anti Narkoba melalui KOPAN dan Satgas Jaga Gresik.
Sekda Achmad Washil Dorong Percepatan Akses Air Bersih dan Sanitasi Aman di Gresik
Dandim 0808/Blitar Pimpin Selamatan Pembangunan Yonif TP di Kesamben, Siap Dongkrak Ekonomi Rakyat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:35 WIB

Serah Terima Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Desa Campurejo, Panceng, Sekda Gresik Apresiasi Dukungan Pakuwon Group dan Habitat Indonesia

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:53 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wabup Gresik Dorong Pendataan Digital untuk Percepat Capaian

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:46 WIB

Bupati Gresik Sebut Rekor Dunia MURI Festival Nasi Krawu Perkuat Identitas Budaya Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:21 WIB

Bupati Gresik Berharap Rumah Kreasi Damar Kurung Terintegrasi Pariwisata Hingga Dongkrak Ekonomi Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:35 WIB

Tembok Penyekatan Polsek Tarokan: Pisahkan Dua Arus Perguruan Silat dalam Skenario Pengamanan Ketat

Berita Terbaru