Hadiri Dialog Nasional Terkait Ekonomi Hijau, Bupati Fandi Akhmad Yani Pertegas Komitmen Kabupaten Gresik Dalam Pelestarian Lingkungan.

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faktajurnalisnews.com || Trenggalek, 8 Juni 2024 – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah, menghadiri kegiatan dialog nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang ke-24, Sabtu (08/06).

Digelar di Pendopo Kabupaten Trenggalek, dialog nasional bertajuk Ekonomi Hijau Pembangunan Rendah Karbon ini mengambil tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Di Daerah”.

Sebagai narasumber, hadir Bupati Gorontalo, Prof Dr. Nelson Pomalingo sekaligus berbagi pengalaman sebagai best practice, Prof Juniati Gunawan, Heru Gunawan, Dr. He Haoze peneliti terkait emisi karbon dari Taiwan, serta Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang sekaligus Wakil Ketua APKASI,.

Kegiatan ini membuka ruang diskusi mengenai tantangan dan peluang dalam menerapkan ekonomi hijau, serta langkah konkret yang dapat diambil untuk mengurangi emisi karbon dan memperkuat pelestarian lingkungan.

Selepas acara, Bupati Yani mengungkapkan banyak _insight_ yang didapatkan dari narasumber dalam forum tersebut. Salah satunya adalah tentang bagaimana pentingnya pembangunan yang ramah lingkungan, ditengah ancaman krisis global.

“Kita ketahui, Kabupaten Gresik menjadi tujuan investasi dimana banyak industri skala besar yang masuk di Kabupaten Gresik. Namun, komitmen kami terus menjaga kelestarian lingkungan seperti yang kita programkan dalam Nawa Karsa yakni Gresik Lestari,” ungkap Bupati Yani.

Bupati Yani juga memaparkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup terus melakukan pemantauan kadar emisi karbon serta kualitas udara di Kabupaten Gresik. Hal ini tentunya tidak lepas dari dorongan yang dilakukan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, untuk memperbanyak ruang terbuka hijau.

“Kita terus dorong Dinas Lingkungan Hidup untuk membuka ruang terbuka hijau. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa membangun hutan kota di area Gejos. Ini bentuk komitmen kita bersama dalan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Kita juga terus gaungkan motto ‘Gresik Lestari, menanam sampai mati’,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kompak dan Boikot Warga Menolak Aksi Demo "PALSU" Dikejari Mencatut Nama Desa Trosobo,Warga Mendukung Kinerja Kepala Desa Definitif

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Sri Subaidah menyampaikan bahwa Kabupaten Gresik sudah memiliki alat pemantau kualitas udara secara _realtime_ . Selain itu, sudah dilakukan juga pemantauan terkait perkembangan emisi karbon di Kabupaten Gresik.

“Karenanya, dalam berbagai kesempatan saya tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon melalui program _Satu Jiwa Satu Pohon_ (SAJISAPO). Kami berharap dengan penambahan pohon akan mengurangi efek gas rumah kaca,” terangnya.

Terkait kondisi Kabupaten Gresik saat ini, berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan Kadis Sri Subaidah mengungkapkan bahwa kondisi karbon di Kabupaten Gresik masih di bawah baku mutu, yang artinya kualitas udaranya masih baik.(Rmo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Keluarga Besar Pemuda Pancasila PAC Menganti Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Mohon Maaf Lahir Dan Batin.
Emil Dardak Bersama Kader Partai Demokrat Silaturahmi dan Buka Bersama di Ponpes Amanatul Ummah
DAPUR SPPG YAYASAN NASRUL HAQ DI KECAMATAN LABANG KABUPATEN BANGKALAN SANGAT BERDAMPAK NEGATIF DIKELUHKAN WARGA SETEMPAT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:09 WIB

Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:14 WIB

Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif

Selasa, 14 April 2026 - 23:02 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan

Berita Terbaru