Workshop Evaluasi Keuangan Desa Dorong Akuntabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Gresik

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Radarnews9.com || Gresik, 09 Mei 2025 – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2025 di Gedung Nasional Indonesia, Jumat (9/5/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Pengelolaan Keuangan Desa yang Akuntabel dalam Rangka Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

Workshop ini diselenggarakan atas kerja sama antara DPR RI dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gresik. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Plt. Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pengelola keuangan desa melalui pelatihan dan workshop yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa pemahaman tentang keuangan desa tidak cukup diasah hanya sekali dalam setahun.

“Kalau bisa, tiga kali dalam setahun kita adakan workshop seperti ini agar lebih intens. Jadi kalau sekali workshop masih kurang paham, workshop selanjutnya bisa ditingkatkan lagi pemahamannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Plt Bupati Alif juga menekankan bahwa pengelolaan keuangan desa yang baik harus menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara menyeluruh.

“Kita ingin desa-desa di Gresik menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan. Maka, akuntabilitas harus menjadi komitmen bersama, bukan hanya formalitas,” tegasnya.

Dirinya juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, lembaga pengawasan, dan pemerintah daerah dalam mengawal transparansi pengelolaan dana desa.

Berdasarkan data Dinas PMD Kab. Gresik, jumlah desa tercatat sebanyak 330 desa. Jumlah tersebut menjadi dasar dilakukannya peningkatan kompetensi aparatur desa dalam pengelolaan keuangan, guna mendukung pengawasan dan transparansi penggunaan anggaran.

Baca Juga:  TMMD ke-124, Plt Bupati Asluchul Alif dan Aslog Panglima TNI Tinjau Desa Banter

Melalui workshop ini, para perangkat desa mendapatkan materi dan pendampingan teknis dari BPKP dan Ditjen Perbendaharaan sebagai bagian dari upaya penguatan akuntabilitas dan tata kelola keuangan desa.

Sejumlah pejabat nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Anggota DPR RI Komisi XI Thoriq Majiddanor, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Nugroho Setijo Nagoro, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan, dan Tata Kelola Pemerintahan Desa BPKP Arman Sahri Harahap, dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur Abul Chair. Hadir pula Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik Abu Hasan, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, serta perwakilan dari Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, yang diwakili oleh Kepala Seksi PPA II Bidang PPA II Anang Rahmawan. (Rmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:11 WIB

Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Berita Terbaru