Penanganan Gempa Bawean, Bupati Yani : Tangkal Hoax, Lakukan Trauma Healing Sekaligus Pastikan Pelayanan Kesehatan

Avatar photo

- Penulis

Senin, 25 Maret 2024 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik, Radarnews9.Net – Penanganan dampak gempa bumi Bawean hari Jum’at lalu terus mendapatkan perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Orang nomor satu di Kabupaten Gresik tersebut datang di Pulau Bawean hari Sabtu, atau sehari pasca gempa berskala 6.5 SR mengguncang.

“Kemarin kita sudah lakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait disana mulai dari kepala desa, camat, kepala rumah sakit dan Puskesmas, hingga kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bawean. Tujuannya adalah untuk melakukan asesmen kerusakan yang terjadi sekaligus memastikan dilakukannya _trauma healing_ dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Bupati Yani disela-sela pemberangkatan bantuan Gempa Bawean, Senin (25/03).

Hal ini cukup beralasan lantaran hingga saat ini masyarakat Bawean masih banyak yang bertahan di tenda-tenda darurat. Mereka mengaku masih takut untuk kembali ke rumah masing-masing lantaran takut akan adanya gempa susulan.

“Kami khawatir kesehatan masyarakat kita yang ada di tenda-tenda. Karenanya perlu adanya kesiapsiagaan rumah sakit dan Puskesmas untuk memperisiapkan bilamana ada warga yang mengalami gangguan kesehatan. Saya juga sudah menginstruksikan dinas terkait, untuk memberikan _trauma healing_ guna mengurangi trauma atau kekhawatiran masyarakat,” terangnya.

Selain itu, yang tidak kalah penting menurut Bupati Yani adalah memastikan informasi yang beredar di masyarakat adalah informasi yang valid dan berasal dari sumber yang terpercaya.
Hal ini menjadi penting lantaran adanya berbagai informasi hoax yang beredar membuat ketakutan tersendiri bagi masyarakat Bawean.

“Kita harus pastikan berita hoax tidak beredar dan membuat masyarakat takut. Kemarin sempat beredar video pendek gempa yang terjadi di daerah lain, di narasikan seolah-olah terjadi di Bawean, ini yang harus kita perhatikan bersama,” sambungnya.

Baca Juga:  Gelar Turba Dan Konsolidasi, BKMM Kabupaten Gresik Siap Tebar Manfaat Pada Masyarakat

Sebagai diketahui, telah terjadi gempa bumi dengan Episenter gempa terletak pada koordinat 5,79° LS ; 112,32° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 126 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 10 Km. Berdasarkan Nomenklatur dari BMKG, gempa bumi ini dinamakan Gempa Bawean lantaran lokasi episenter gempa yang berada dekat dengan Pulau Bawean.

Tercatat sebanyak 229 kali gempa dengan magnitudo terbesar 6.5 SR. Namun, sebagaimana rilis resmi BMKG, gempa bawean ini tidak mengakibatkan gelombang tsunami. Hingga berita dirilis, kerusakan bangunan dari rusak ringan hingga berat tercatat hampir di semua desa pada dua kecamatan di Bawean.

Gempa Bawean juga mengakibatkan 7 orang korban luka dan korban jiwa nihil. Sebagai tindak lanjut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 21 hari, mulai 22 Maret 2024 hingga 11 April 2024. Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus mengirimkan bantuan untuk masyarakat Bawean. ( Hdk )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarnews9.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.
Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.
Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.
Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.
Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat
Istri Warga Barengkrajan Mengaku Trauma Akibat Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades
Ketua KAKI Jatim Dukung Eri Cahyadi Jadi Gubernur Jawa Timur, Inovatif dan Responsif
Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026, Warga Diminta Waspada Penipuan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:25 WIB

Wakil Bupati Nganjuk Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan di Lengkong, Berdialog Langsung dengan Warga Sekitar.

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:35 WIB

Antusias Masyarakat Desa Prambangan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik, Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Disambut Gembira.

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:11 WIB

Pemerintahan Desa Datinawang Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan Salurkan Bantuan Sosial (Bansos), Disambut Gembira Oleh Masyarakat.

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:42 WIB

Iuran Bulanan Wajib Dengan Dalih Nama Rekening Paguyuban Wali Murid, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Tutup Mata.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:14 WIB

Diduga Ada Intimidasi Jelang Pilkades, Warga Bareng Krajan Minta Pengawasan Ketat Aparat

Berita Terbaru